PDI Perjuangan DIY Latih Kader Perempuan Untuk Mumpuni di Bidang Politik


JOGJA—PDI Perjuangaan gencar meningkatkan partisipasi perempuan dalam bidang politik. Sebagai partai yang dipimpin oleh seorang tokoh perempuan dan mempunyai banyak kader-kader perempuan yang menempati jabatan publik, PDI Perjuangan merasa sangat penting untuk terus meningkatkan kualitas kader perempuan di tingkat bawah dengan menyelenggarakan pendidikan politik untuk perempuan untuk melahirkan kader perempuan yang mumpuni di bidang politik.

Untuk mewujudkan kader perempuan yang handal tersebut, DPD PDI Perjuangan DIY menyelenggarakan Pendikan Kader Perempuan pada tanggal 23-24 Juli 2022 yang dibuka oleh Sri Rahayu, Ketua DPP Bidang Kesehatan, Perempuan dan Anak di Kantor DPD PDI Perjuangan, Jalan Tentara Rakyat Mataram.


Dalam sambutannya, Ketua DPD PDI Perjuangan, Nuryadi, menyampaikan bahwa perempuan memiliki ruang partisipasi yang luas di berbagai posisi strategis di wilayah dan bidang masing-masing, peluang ini harus dimanfaatkan oleh para kader untuk mendorong pencapaian elektoral memenangkan Pemilu 2024 agar dapat menempatkan lebih banyak lagi kader perempuan di lembaga legislatif.


Sekretaris DPD PDI Perjuangan, Totok Hedi Santosa, dalam pengantar pendidikan, menyampaikan bahwa kader PDI Perjuangan DIY harus memiliki kemampuan merespon teknologi informasi. "Penguasaan dunia digital sangat penting agar narasi perjuangan dan kerja-kerja Partai menjangkau publik yang lebih luas. Kekuatan transformasi sosial hari ini sangat berkaitan dengan teknologi informasi".


Hadir dalam kegiatan ini Sri Rahayu, Ketua Bidang Perempuan DPP PDI Perjuangan, membedah tentang Sarinah dan Perjuangan Politik Perempuan. Sri Rahayu mengingatkan bahwa kader-kader PDI Perjuangan untuk selalu peka melihat dan mengkritisi kebijakan-kebijakan publik yang bias gender.


Selain bidang politik, peserta juga mendapatkan materi tentang Peran Perempuan dalam pemberdayaan ekonomi yang disampaikan oleh Sri Untari, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim yang sekaligus Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin).


Sri Untari menyampaikan bahwa kader perempuan harus mampu membangkitkan kesadaran masyarakat dalam berkoperasi sebagi wujud gotong royong di bidang ekonomi.


Kepala Badiklatda, Susanto Budi Raharjo, menguraikan bahwa Pendidikan Kader Perempuan kali ini diikuti oleh pengurus DPD, DPC, anggora DPRD dan Badan Partai serta Sayap Partai seperti BMI dsn REPDEM.(***)

HUBUNGI KAMI

ALAMAT :

JL.TENTARA RAKYAT MATARAM 47,
BADRAN YOGYAKARTA

Email :

badiklatda.diy@gmail.com